CILEGON – Babinsa Koramil 2301/Cilegon menghadiri pembentukan Posko Satuan Tugas (Satgas) Terpadu Siaga Penanganan Dampak Bencana El Niño sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama musim kemarau.
Posko tersebut dibentuk untuk meningkatkan koordinasi lintas instansi dalam mengantisipasi sejumlah dampak, seperti kekeringan, krisis air bersih, dan kebakaran lahan.
Kegiatan dihadiri unsur pemerintah daerah dan aparat keamanan, di antaranya Kapolres Cilegon, Camat Cilegon, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon, Kepala Puskesmas Cilegon, Kapolsek Cilegon, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon.
Melalui pembentukan posko terpadu, seluruh instansi terkait berkomitmen memperkuat mitigasi, pemantauan kondisi wilayah, dan penanganan cepat apabila terjadi keadaan darurat.
Koordinasi juga diperlukan untuk memetakan wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan maupun kekurangan air bersih. Selain itu, langkah pencegahan kebakaran lahan akan ditingkatkan melalui patroli, sosialisasi, dan pelibatan masyarakat.
Masyarakat turut diimbau menggunakan air secara bijak, tidak melakukan pembakaran sampah atau lahan secara sembarangan, serta segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran maupun kondisi lain yang berpotensi menimbulkan bencana.
Kehadiran Babinsa Koramil 2301/Cilegon menjadi bentuk dukungan TNI AD terhadap upaya pemerintah daerah dalam memperkuat kesiapsiagaan dan melindungi keselamatan masyarakat.
Melalui kerja sama terpadu antara TNI, Polri, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, potensi dampak musim kemarau diharapkan dapat dicegah serta ditangani secara cepat dan tepat. (PERS)

Supriyanto