CILEGON – Babinsa Kelurahan Kepuh, Sertu Sunardi, berkoordinasi dengan Sekretaris Kelurahan Kepuh dan Ketua RT 015/RW 005 di Kantor Kelurahan Kepuh, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten, Jumat, 7 Agustus 2026.
Koordinasi dilakukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dampak musim kemarau akibat fenomena El Niño yang berpotensi memengaruhi ketersediaan air bersih, kesehatan masyarakat, dan kondisi lingkungan.
Sertu Sunardi mengatakan komunikasi lintas unsur diperlukan agar setiap potensi permasalahan dapat diantisipasi sejak dini. “Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan dan ketua RT agar dampak musim kemarau dapat ditangani lebih awal, ” ujarnya.
Sekretaris Kelurahan Kepuh Rustam Effendi, S.Sos., M.Si., mengapresiasi peran aktif Babinsa dalam mendukung kesiapsiagaan wilayah. “Sinergi pemerintah kelurahan, Babinsa, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam menghadapi dampak musim kemarau, ” ungkapnya.
Pemerintah kelurahan juga akan terus mengedukasi masyarakat agar menggunakan air secara bijaksana dan menjaga kondisi lingkungan selama musim kemarau.
Ketua RT 015/RW 005, Suhada, menyatakan kesiapan mendukung langkah antisipasi yang telah dikoordinasikan. “Kami akan mengajak warga lebih peduli terhadap penggunaan air dan segera melaporkan apabila terdapat kendala di lingkungan, ” katanya.
Danramil 2307/Ciwandan Mayor Inf Indra Gunawan menegaskan bahwa Babinsa memiliki peran strategis dalam mendampingi masyarakat menghadapi potensi bencana. “Seluruh Babinsa harus meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah dan komponen masyarakat serta membantu memberikan solusi di wilayah binaan, ” tegasnya.
Koordinasi tersebut menjadi bagian dari pembinaan teritorial Koramil 2307/Ciwandan di bawah Kodim 0623/Cilegon untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus membangun ketahanan wilayah.
Melalui komunikasi yang berkelanjutan, pemerintah kelurahan, Babinsa, pengurus lingkungan, dan masyarakat diharapkan semakin siap menghadapi musim kemarau serta mampu menjaga ketersediaan air dan kondisi lingkungan secara bersama-sama. (PERS)

Sunardi 0908