CILEGON – Babinsa Koramil 2301/Cilegon, Sertu Suwandi, memberikan materi wawasan kebangsaan dan bahaya perundungan kepada siswa SDN Bendungan 2, Kelurahan Bendungan, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon, Provinsi Banten, Senin (3/8/2026).
Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan rasa cinta tanah air sejak dini sekaligus membentuk karakter siswa agar memiliki sikap disiplin, saling menghormati, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam penyampaian materinya, Sertu Suwandi menjelaskan pentingnya memahami nilai-nilai Pancasila, menjaga persatuan, serta menghargai keberagaman sebagai bagian dari kehidupan berbangsa dan bernegara.
Para siswa juga diajak mengenal serta melestarikan budaya bangsa agar tidak mudah terpengaruh budaya asing yang bertentangan dengan nilai moral, etika, dan kepribadian bangsa Indonesia.
“Anak-anak merupakan generasi penerus bangsa. Mereka harus memiliki rasa cinta tanah air, bangga terhadap budaya Indonesia, dan mampu memilih pengaruh luar yang memberikan manfaat positif, ” ujar Sertu Suwandi.
Selain wawasan kebangsaan, Babinsa memberikan pemahaman mengenai bahaya perundungan atau bullying, baik secara verbal, fisik, maupun melalui media sosial. Perundungan dinilai dapat menimbulkan rasa takut, menurunkan kepercayaan diri, dan mengganggu perkembangan psikologis anak.
Sertu Suwandi mengimbau seluruh siswa agar tidak mengejek, mengucilkan, mengancam, ataupun melakukan kekerasan terhadap teman. Para siswa juga diminta segera melapor kepada guru atau orang tua apabila melihat maupun mengalami tindakan perundungan.
“Jangan ada perundungan di lingkungan sekolah. Seluruh siswa harus saling menghargai, membantu, dan menjaga kekompakan agar tercipta suasana belajar yang aman, nyaman, harmonis, dan menyenangkan, ” katanya.
Melalui kegiatan tersebut, siswa SDN Bendungan 2 diharapkan tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, berjiwa nasionalis, menghormati sesama, serta mampu menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari segala bentuk perundungan.
Kegiatan pembinaan wawasan kebangsaan dan pencegahan perundungan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Kehadiran Babinsa di lingkungan sekolah juga menjadi bagian dari upaya TNI AD mendukung pendidikan karakter bagi generasi muda. (PERS)

Updates.